Punya kebiasaan Curhat Ke cowok saat malam, bikin kamu mengalami hal ini

Sebagai seorang perempuan sudah kodratnya kita itu suka bicara, suka diperhatikan, dan senang didengarkan. Makanya didunia ini lebih banyak geng perempuan daripada geng laki-laki. Salah satu alasan kenapa arisan selalu lebih banyak diisi para perempuan daripada lelaki, karena arisan itu cuma kamuflase, alasan untuk mereka bisa kumpul bareng teman seperumpian. Hahaha..



Meskipun begitu, kita pasti punya dong temen yang soulmate banget. Yang kalau ada masalah dikit, langsung curhat kedia, yang kalau seneng dikit juga gak lupa cerita, meskipun kita tau ya curhatan kita itu gak penting juga buat dia, tapi dia masih setia dan sabar ngedengerin cerita per-partnya, sampe ke bagian gak mutu sekalipun.  Temen rumpi dan curhat para perempuan itu biasanya wanita juga, karena faham betul gimana perasaan kita yang sebagian sesama wanita. Tapi gak sedikit juga yang memilih teman curhat  cowok.
Tapi ternyata curhat ke teman cowok apalagi saat malam berpotensi bikin kamu mengalami hal ini.

NYAMAN 
Kenyamanan seharusnya jadi hal yang biasa ya, namanya teman. Kalau kita gak nyaman sama dia gak mungkin kita bisa curhat, tapi masalahnya adalah tingkat kenyamanannya itu sendiri. Banyak perempuan akhirnya terlalu nyaman dengan status pertemanan antara cewek dan cowok ini, yang akhirnya bikin hubungan menjadi ambigu. Temen tapi mesra, gitu. Kalau sama-sama single sih rasanya, it's OK ya. Tapi gimana kalau keduanya udah sama-sama punya pasangan. Atau minimal salah satunya, tentu pasangannya tersebut bisa ngerasa gak nyaman dengan hubungan kalian yang terlihat sangat intim. Apalagi kalau dia juga sampai tau bahkan ikut campur permasalahan percintaan kalian, wihzzz... Bisa bisa lahir judul sinetron FTV nanti.

Jadi kalau kalian memelih temen curhat laki-laki atau sudah terlanjur punya temen curhat laki-laki, sebaiknya kenalin ke pasangan kalian supaya enggak terjadi salah faham. Selain itu jaga sikap satu sama lain didepan pasangan, kadang ada loh saking santainya sama teman jadi kebablasan. Karena pasangan kalian pasti risih deh, kalau pasangannya Deket Deket sama orang lain.

TERNGIANG-NGIANG
Menurut ilmu pengetahuan, saat malam pintu alam bawah sadar kita itu terbuka lebar. Jadi informasi apapun yang masuk kedalam otak saat alam bawah sadar kita terbuka akan langsung tersimpan di alam bawah sadar.

Dan perasaan apapun yang timbul saat alam bawah sadar kita terbuka, akan semakin kuat dan sulit dilupakan.

Jadi, misal kita lagi punya masalah sama pasangan terus malem-malem cerita sama temen cowok kita nangis nangis , trus si pendengar berusaha menengkan dan timbul kenyamanan. Maka perasaan nyaman itu, dan kekesalan terhadap pasangan kita akan terpatri jelas dialam bawah sadar kita.

Makanya susah banget ngilangin habit curhat sama temen cowok saat malem ya karena itu. Karena kita udah terlalu nyaman sama dia. Dan kalau punya masalah bawaannya pengen nyari dia terus. Otak kita mengasumsikan sendiri kalau temen cowok kita itu pasti mau mendengarkan aku.
Gitu.....

BOCOR

Dan masalah terbesar ketika curhat disaat alam bawah sadar kita terbuka lebar adalah kadang saat curhat kita bisa kebablasan dan sulit ngerem. Hal yang mungkin gak harus diceritain bisa diceritain, masa lalu yang seharusnya gak diungkap bisa terungkap dari percakapan sederhana saat malam.

Kalau kamu fikir gak ada masalah kalau semua tentang kamu dia tau ya enggak masalah juga. Paling kamu akan mengalami fase ke-3. Yaitu jatuh cinta.

MERUSAK PERSAHABATAN
Kerusakan persahabatan ini bisa terjadi baik dari faktor eksternal maupun internal. Fakstor eksternal adalah, karena pasangan kalian udah gak nyaman sama hubungan pertemanan kalian dan muncul kata-kata mengerikan.

" Kamu pilih dia atau aku "

Duh, pasti banyak banget yang pernah ngalamin hal sepeti ini kan. Penyebabnya bisa banyak faktor, tapi ya secara garis besar pasangan  berarti sudah merasa enggak nyaman dengan hubungan pertemanan kalian. Cemburu..

Selain itu dari faktor internal juga sering terjadi, karena biasanya kadang saat curhat teman laki-laki dan perempuan salah satunya bisa jatuh cinta ke teman curhatnya. Makanya dulu sempat ramai tagline teman tapi menikah. Sebenarnya kasus ini sudah sering terjadi sih disekitar kita, bahkan didiri kita sendiri. Hal yang paling menyakitkan adalah ketika cinta itu tidak bisa diterima dengan berbagai macam alasan. Salah satunya adalah takut kehilangan teman baik. Tapi percaya atau tidak setelah timbul perasaan dalam hubungan pertemanan, sejak itulah hubungan semakin menyakitkan. Jadi kebanyakan akhirnya merenggang dengan sendirinya dan merusak persahabatan.

Memang ada sih kasus pertemanan laki-laki dan perempuan yang murni pertemanan, seperti aku dulu. Tapi pada akhirnya pertemanan kita juga harus dikorbankan, atau tidak terlalu intens sejak punya pasangan demi menjaga pasangan kita masing-masing. Dan itu gak mudah loh, saat pengen cerita kadang kita mikir, ganggu enggak ya. Ah takut pasangannya malah mikir yang enggak-enggak kalau aku chat jam segini. Dan kekhwatiran lain. Sampai akhirnya ya , begitu merenggang dengan sendirinya. Karena kita berdua sama-sama menghargai pasangan kita, dan pasangan sahabat kita.

Tapi apapun itu jodoh kan ditangan Tuhan,.siapa tau pendengar keluh kesahmu selama ini malah jadi pasangan kamu kedepannya, siapa yang tau.

Post a Comment

4 Comments


  1. Kalau curhat sama cowok suami kita nggak masalah. Tapi kalau hanya sebatas teman keseringan malah bisa TTM ujung2nya jadi pacar. Syukur2 bisa smpai menikah.

    Tetapi yang udah2 banyakan galaunya. Yaa artinya banyak ruginya ketimbang untungnya apapun bentuk curhatannya. Mau aman biasa2 saja.😄😄😄

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya sih .. tapi kalau sudah berumah tangga kayanya gak perlu lagi deh. Menjaga perasaan pasangannya aja sih...

      Takut malah terjadi apa-apa

      Delete
  2. Wahahah pengalaman banget nih ya kak, tapi curhat juga bisa menghilangkan beban cerita yang ingin kita keluarkan sih.. Jadi dengan bercerita artinya berbagi beban hahah.. Tapi baik juga sih curhat ke orang lain, tapi tetap ke orang yang sudah dipercaya yaa biar nda bocor ;D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wkekekkekeke...
      Pengalaman pribadi banget...

      Hoohh itu gg paling penting.. gak bocooorrr

      Delete

Mari budayakan berkomentar dengan bijak