Yuk Kalahkan Kanker Dengan Imunoterapi



Yuk Kalahkan Kanker Dengan Imunoterapi. Selama ini kita sudah sangat sering mendengar penyakit kanker, bahkan mungkin ada kerabat, teman atau kenalan yang mengidap kanker, tapi saya sendiri berharap kalau kita semua selalu sehat dan dijauhkan dari berbagai penyakit termasuk kanker. Belakangan ini penyakit kanker sering terdengar karena jumlah penderitanya setiap tahun mengalami peningkatan yang signifikan. Dari data Globocan menyebutkan di tahun 2018 terdapat 18,1 juta kasus baru dengan angka kematian sebesar 9,6 juta kematian. Dan angka kejadian penyakit kanker di Indonesia berada pada urutan 8 di Asia Tenggara dengan jumlah kasus 136,2 per 100.000 penduduk. Oleh karena itu penting bagi kita mengenali penyakit kanker lebih dalam, dan mengetahui bagaimana mengobati kanker, salah satunya dengan imunoterapi.


Yuk Kalahkan Kanker Dengan Imunoterapi

Sebelum berbicara lebih jauh tentang apa itu imunoterapi, kita akan berbicara sedikit tentang penyakit kanker dan jenis jenisnya.

Pengertian kanker

Kanker sendiri merupakan sebuah istilah penyakit dimana sel-sel abnormal (asing) membelah diri dan berkembang tanpa terkontrol yang kemudian menyerang jaringan sel-sel lain.


Sebenarnya manusia secara alami diberikan senjata pelindung alami dalam tubuh untuk membasmi sel asing yang masuk ketubuh manusia yang dinamakan dengan imun. Sistem imun pada tubuh manusia menjadi mesin pemburu yang efektif mengenali dan membasi sel asing dalam tubuh seperti virus, bakteri  bahkan sel tubuh yang sudah bermutasi. Akan tetapi pada kasus penyakit kanker, sel-sel kanker yang berkembang dalam tubuh berkamuflase sehingga sulit terdeteksi oleh sistem imun tubuh manusia. Dan terus berkembang hingga sel-sel kanker tersebut menghancurkan organ manusia dari dalam. 


Nah biasanya penamaan kanker berasal dari asal mula sel kanker tumbuh, misalkan kanker usus berarti sel-sel kanker berkembang biak di usus, dan tidak menutup kemungkinan sel kanker bisa menyebar ke seluruh tubuh. Oleh karena itu dibutuhkan penanganan khusus terhadap penyakit kanker agar sel-sel kanker tidak menyebar dan merusak organ inti tubuh si penderita.


Dikutip dari Yayasan kanker Indonesia, beberapa kategori utama seperti :



  • Carcinoma adalah kanker yang dimulai dari jaringan atau organ internal
  • Sarcoma adalah kanker yang dimulai dari tulang, tulang rawan, otot, pembuluh darah dan jaringan penghubung lainnya
  • Leukemia adalah kanker yang dimulai di jaringan pembentuk darah seperti sumsum tulang belakang dan menyebabkan produksi sel darah secara abnormal
  • Lymphoma dan Myeloma adalah yang dimulai dari sel-sel kekebalan tubuh
  • Central Nervous system cancer adalah kanker yang dimulai di jaringan otak dan sumsum tulang belakang.
Yuk Kalahkan Kanker Dengan Imunoterapi
sumber gambar : https://kalahkankanker.com/

Tanda dan Gejala Penyakit Kanker
Tanda dan gejala penyakit kanker pada setiap orang berbeda-beda, biasanya tergantung jenis kanker yang diidapnya. Akan tetapi beberapa gejala umum yang biasanya terjadi antara lain :

Muncul benjolan tidak lazim
Benjolan yang muncul pada tubuh biasanya merupakan reaksi tubuh terhadap benda asing sehingga tubuh membuat pertahanan diri. beberapa benjolan tubuh memang tidak berbahaya dan akan hilang dengan sendirinya. akan tetapi jika memiliki benjolan yang semakin lama semakin membesar, apalagi diiringi dengan rasa sakit sebaiknya segera memeriksakanya, bisa jadi benjolan tersebut merupakan tumor.

Masalah pada kelenjar getah bening

Kelenjar getah bening adalah struktur jaringan kecil yang memiliki peran yang sangat penting dalam kekebalan tubuh manusia. kelanjar getah bening banyak terdapat di leher, paha dalam , ketiak , disekitar usus dan diantara paru-paru. Jadi ketika terjadi infeksi kelenjar getah bening akan membengkak, dan hal inilah yang perlu diwaspadai karena bisa menjadi tanda kanker seperti leukimia dan limfoma.

Rasa sakit tanpa sebab
Salah satu gejala penyakit kanker adalah merasa sakit tanpa sebab dibagian tertentu. Misalkan sakit dikepala atau migrain dalam waktu lama dan tidak kunjung sembuh bisa jadi merupakan gejala kanker atau tumor otak.

Pendarahan tidak normal
Pendarahan yang tidak normal misalkan saat haid atau setelah berbubhungan badan bisa menjadi salah satu tanda kanker endometrium dan kanker serviks. Atau sering mimisan dan pendarahan lain yang sifatnya tidak normal bisa menjadi indikasi penyakit kanker.

Jika memang kita mengalami beberapa gejala diatas, atau merasa bahwa ada yang aneh dalam tubuh kita sebaiknya langsung periksakan kedokter untuk konsultasi lebih lanjut. Karena untuk memastikan apakah penyakit tersebut kanker atau bukan dibutuhkan serangkaian tes dan uji laboratorium  untuk memastikannya.

Pengobatan Kanker

Kanker sebenarnya bukan penyakit baru didunia medis, bahkan jauh sebelum peradaban modern berkembang, penyakit kanker sudah ada dan menjangkiti manusia. Pada tahun 3.000 SM sebuah deskripsi tentang penyakit kanker tertua ditemukan pada buku teks Mesir kuno tentang pembedahan trauma pada kasus tumor payudara yang diangkat dengan kauterisasi dengan alat yang disebut bor api. Meskipun didalam buku tersebut tidak menyebutkan kata kanker secara spesifik tapi para ilmuan medis percaya bahwa ini adalah penyakit kanker.


Kauterisasi

Pengobatan kauterisasi awalnya digunakan untuk kanker payudara dengan cara menghancurkan jaringan tumor payudara dengan alat panas yang disebut dengan bor api. Kauterisasi menjadi teknik medis yang banyak digunakan dalam berbagai bidang  melibatkan pembakaran bagian tubuh (dalam hal ini pembuluh darah kecil) untuk menutup atau membuang sebagiannya. Penggunaan metode kauterisasi sekarang ini tidak hanya untuk kanker payudara tapi juga kanker serviks dan pengobatan lainnya.


Mastektomi


Pada tahun 1880 para ahli menemukan prosedur maksektomi atau pengangkatan  payudara untuk penderita kanker payudara.  Saat pertamakali ditemukan prosedur pengangkatan payudara dilakukan seluruhnya dan menjadi standar tindakan kanker payudara. Saat ini prosedur maksetomi dapat dilakukan sesuai kondisi dan kebutuhan, artinya dalam kasus tertentu tidak perlu dilakukan pengangkatan payudara secara keseluruhan akan tetapi hanya pada jaringan tertentu saja yang terindikasi terdapat sel tumor atau kanker.


Terapi Radiasi Sinar X

Pada Tahun 1901 Wilhelm Conrad Roentgen berhasil menemukan terapi radiasi sinar X untuk mengobati kanker. Sinar X sendiri merupakan suatu bentuk radiasi elektromagnetik yang memiliki panjang gelombang sangat  pendek yaitu berkisar antara 0,01 hingga 10 nanometer dan memiliki frekuensi antara 1016 hingga 1021 HZ. Inilah yang menyebabkan sinar X mampu menembus tubuh manusia. Terapi radiasi sinar X disebut juga radioteraphy.

Radioterapi digunakan untuk mengobati hampir semua jenis kanker dan beberapa tumor jinak. Ada dua jenis radioterapi yang bisa dipilih, yaitu radioterapi ekternal dan radio terapi internal. Radio terapi eksternal merupakan terapi umum yang sering dilakukan dimana pasien akan masuk kedalam sebuah alat dan disinari dengan sinar X, sedangkan pada radioterapi internal pasien akan diberikan implan radio aktif pada bagian tubuh tertentu yang terkena kanker atau bisa juga dengan cara meminum ion yang mengandung radio aktif.


meskipun terdengar tidak menyakitkan terapi sebelumnya, tapi bukan berarti terapi radiasi sinar x ini tidak memiliki efek samping. Paparan radiasi sinar X dosis tinggi selam jangka waktu tertentu dapat menyebabkan penyakit sindrom radiasi seperti kebingungan, mual, diare, kerontokan rambut, luka pada kulit dan mulut serta pendarahan. selain itu kemungkinan melemahkan tulang dan gangguan anemia aplastik (kondisi dimana tubuh berhenti memproduksi sel darah baru) menjadi penyakit yang membayangi para pasien yang terapi sinar X.



Kemoterapi


Pengobatan kemotrapi untuk penderita kanker sudah sering kita dengar. Karena memang metode kemotrapi ini sudah digunakan cukup lama yaitu sejak tahun 1950. Metode kemotrapi dapat meningkatkan kesembuhan pasien kanker hingga 33 persen dengan cara merusak DNA dan menghancurkan sel kanker.


Pengobatan kemotrapi dilakukan dengan menggunakan obat-obatan yang diminum atau sekarang ini ada juga obat kemotrapi yang diberikan dengan cara disuntik atau diinfus. pengobatan kemotrapi berbeda dengan metode pengobatan lainnya yang menargetkan secara khusus bagian tubuh tertentu. Kemotrapi bersifat menyeluruh, artinya obat yang diminum akan memiliki efek keseluruh jaringan tubuh, bukan hanya pada organ atau jaringan yang terjangkiti sel kanker. Oleh karena itulah pengobatan kemotrapi juga akan mempengaruhi sel-sel tubuh yang sehat secara cepat seperti sel kulit, rambut dan sel sumsum. Tapi disisi lain pengobatan kemotrapi cukup efektif pada sel kanker  yang sudah bermetastasis sehingga bisa mencegah kanker menyebar ke jaringan tubuh lain.


Imunoterapi

Pada Tahun 1993 jurnal terbitan Proceddings of the National Academies of Scient menjelaskan bahwa penyuntukan sel melanoma yang sudah dimodifikasi genetik pada tikus dapat merangsang imunitas. Meskipun penemuan tersebut belum sempurna, tapi menjadi kasus penting dalam cikal bakal penemuan imunoterapi saat ini.

Imunoterapi mulai banyak dikenal sejak mantan presiden Amerika sembuh dari melanona setelah mendapat PD-1 Inhibitor. Dan sejak saat itu pengembangan imunoterapi untuk pengobatan berbagai jenis kanker mulai dikembangkan.


Apa itu Imunoterapi ?

Yuk Kalahkan Kanker Dengan Imunoterapi
sumber gambar : https://kalahkankanker.com/
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa  tubuh kita memiliki pelindung alami yang disebut sistem imun yang melindungi tubuh dari sel asing. Metode Imunoterapi adalah sebuah kemajuan pada pengobatan kanker pada saat ini dimana pada metode ini pengobatan dilakukan dengan cara meningkatakan kekuatan imun tubuh manusia untuk melawan sel kanker itu sendiri.

Metode pengobatan imunoterapi menjadi metode pengobatan terkini dan paling minim resiko saat ini. Berbeda dengan metode pengobatan kanker sebelum-sebelumnya yang memiliki efek samping yang cukup tinggi, imunoterapi justru menekankan peningkatan imun tubuh manusia sebagai daya tahan utama melawan sel kanker.

Akan tetapi penyakit kanker adalah penyakit yang sangat pintar berkamuflase, sebagian sel kanker menghasilkan protein programmed death-ligand 1 atau PD-L1 pada permukaan sel sehingga membuat sel T tidak bisa mengenali sel kanker sebagai sel asing dalam tubuh.  PD-L1 inilah yang dapat membuat sel kanker dapat menghindari sistem imun. Selain itu PD-L1 dapat menghabat proses pembentukan dan aktivasi pasukan Sel T di kelenjar getah bening, dan menghalangi proses penghancuran sel kanker oleh sel T. 
sumber gambar :https://www.roche.co.id

Akibatnya, karena tidak dideteksi sebagai penyakit atau sebuah peringatan oleh sistem imun sehingga sel kanker bisa bebas berkembang pada tubuh manusia sampai pada titik tertentu dan muncul keluhan maka barulah manusia mendeteksinya sebagai penyakit. Akan tetapi pada saat itu terjadi sel kanker sudah menyebar dan merusak jaringan tubuh, sehingga lebih sulit diobati.

Pengobatan dengan metode Imunoterapi  dapat mencegah dan memblokir protein PD-L1 menonaktifkan Sel T ditempat sel kanker tumbuh. Sehingga Sel T sebagai polisi imun tubuh dapat menyerang sel-sel kanker secara maksimal. Oleh karena itu imunoterapi juga disebut sebagai anti PD-L1. Karena tujuan utama pengobatan imunoterapi pada  kanker adalah mengembalikan fungsi sistem imun dengan cara memblokir ikantan PD-L1 dengan sel lain sehingga sel T dapat mengenali sel kanker dan menghancurkannya.

sumber gambar :https://www.roche.co.id

Sirklus Imunitas Kanker
Tubuh memiliki sirklus imunitas sendiri untuk melawan sel kanker yang terdiri dari 7 Tahap :
sumber gambar https://kalahkankanker.com/
" lebih dari 40% dari semua penyakit kanker dapat dicegah dan beberapa jenis kanker seperti kanker payudara, kanker kolorektal, dan kanker leher rahim dapat disembuhkan jika terdeteksi dini. "

Kanker dapat menyerang siapa saja, tanpa mengenal batasan umur dan jenis kelamin, apalagi jika memang kita memiliki riwayat penyakit kanker dalam keluarga maka besar kemungkinan kanker bisa menjangkit. Oleh karena itu penting bagi kita untuk melakukan tindakan  preventif untuk mencegah penyakit kanker dengan cara berikut :

  • Mengurangi makanan yang berlemak
  • Makan makanan tinggi serat seperti buah dan sayur
  • Menghindari makanan yang dibakar karena pembakaran makanan diatas suhu 100 derajat atau lebih dapat menghasilkan senyawa karsogenik yang dapat memicu tumbuhnya kanker
  • Mengurangi makanan yang diawetkan atau makanan yang disimpan terlalu lama
  • Membatasi diri dari minuman beralkohol
  • Hindari diri dari sex bebas, agar terhindar dari penyakit hubungan seksual
  • Upayakan kehidupan seimbang dan hindari stres
  • Melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala
  • Banyak berolahraga dan minum air putih
  • Melakukan vaksinasi
Yuk Kalahkan Kanker Dengan Imunoterapi
Olahraga ringan bersepeda bisa dilakukan bersama keluarga, selain untuk kesehatan juga mejadi moment bonding antara orang tua dan anak

untuk info lebih lengkap mengenai kanker bisa langsung klik website www.kalahkankanker.com.

Terimakasih sudah membaca tulisan ini, semoga dengan tulisan ini semakin banyak dari kita yang sadar tentang pentingnya kesehatan dan mengenal gejala kanker, jenis dan metode pengobatan yang bisa dilakukan salah satunya dengan imunoterapi.


Salam


____________________________________________________

Tulisan ini dibuat dan diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan mother on mission dan kalahkankanker. Dengan mengikutsertakan tulisan pada lomba ini, saya menyatakan bahwa:
  • Tulisan yang dimuat di blog adalah hasil karya sendiri dan belum pernah dipublikasikan dimana pun
  • Menyatakan kesediaan tulisan yang dimuat di blog untuk dimasukkan pada website www.kalahkankanker.com dimana akan juga disebutkan nama dan website asli blog penulis
  • Bukan merupakan karyawan dan/atau keluarga dari karyawan Mothers on Mission ataupun Roche


Sumber referensi :

https://www.depkes.go.id/article/view/19020100003/hari-kanker-sedunia-2019.html
https://kalahkankanker.com/kompetisiblog/
https://hellosehat.com/hidup-sehat/fakta-unik/asal-usul-kanker/
https://www.cancer.org/cancer/cancer-basics/history-of-cancer/what-is-cancer.htm
https://rs-amino.jatengprov.go.id/manfaat-bahaya-sinar-x-bagi-manusia/
https://www.alodokter.com/manfaat-radioterapi-untuk-pengobatan-kanker
https://hellosehat.com/hidup-sehat/fakta-unik/proses-kemoterapi-adalah/

Post a Comment

19 Comments

  1. makasih sahringnya, kanker selalu jd momok bagi setiap orang

    ReplyDelete
  2. Selalu tetep semangat menjaga kesehatan dn basmi kanker..
    Semangat bun buat blogx

    ReplyDelete
  3. Aku jadi lebih waspada untuk mencegah kanker. Karena keluargaku ada riwayat sakit kanker. Pentingnya hidup sehat dan menjaga pola makan untuk mencegah sakit kanker ini.
    Aku jadi mau imunoterapi untuk mencegah kanker :)

    ReplyDelete
  4. Kanker memang salah satu penyakit mengerikan ya mba. Sudah seharusnya kita aware Dan jaga kesehatan sejak dini. Semoga Kita semua dikasih sehat ya.. amin

    ReplyDelete
  5. Kesehatan itu memang mahal banget ya mom.. apalagi kalo sudah terjangkit kanker, rasanya mungkin semangat hidup sudah tak ada :')

    ReplyDelete
  6. Mamaku pernah menjalani kemoterapi dan memang ini tak mudah. Smoga mereka yang terkena kanker dikuatkan

    ReplyDelete
  7. Rasanya, stres dan makanan yabg dikonsumsi punya pengaruh cukup banyak dibanding lainnya sebagai pencetus kanker ya.

    ReplyDelete
  8. Senang jika ada terapi baru yang bisa menjadi harapan kesembuhan bagi penderita penyakit kanker ini. Semoga imunoterapi bisa diterapkan sehingga akan meningkatkan peluang hidup mereka

    ReplyDelete
  9. Selama ini yg kutahu hanya kemoterapi buat ngobatin kanker..
    Ternyata ada ini ya mbak..
    Smg banyak membantu para penyitas kankerr

    ReplyDelete
  10. Aku, sejak tahu kalau perempuan punya resiko lebih besar terkena penyakit salah satunya kanker. Jadi lebih waspada dan hati-hati dalam menjaga pola makan, gaya hidup dna pengolahan stress. Takut..

    ReplyDelete
  11. Melalui imuterapi merupakan cara pengobatan kanker yang terbaik dan memang kembali memeriksa imunitas seseorang. Saya jadi berjaga2 untuk terus memperhatikan kesehatan mbak.

    ReplyDelete
  12. Makasih mbak. Sharingnya lengkap banget. Baru tahu ada yang namanya imunoterapi ini.

    ReplyDelete
  13. Kuncinya adalah deteksi dini ya, mbak. Penting banget memang rutin melakukan medical check up agar bisa lebih mudah diatasi

    ReplyDelete
  14. Aku baru tahu mbak, kalau ada Imunoterapi yang minim resiko.

    Kalau ngomongin kanker, ada beberapa tetangga yang meninggal akibat kanker, semoga dengan menjaga kesehatan. Kita bisa terhindar dari penyakit yang menyeramkan ini

    ReplyDelete
  15. Selain kemoterapi ternyata ada cara lain ya untuk mengobati kanker. Menjaga pola hidup juga bisa untuk mencegah kanker.

    ReplyDelete
  16. Saya baru ternyata kanker bisa disembuhkan dengan imunoterapi ya. Setidaknya pengobatan dengan cara ini lebih baik ya Mbak karena minim risiko juga.

    ReplyDelete
  17. Aq baru tau klo kangker bisa di sembuhkan selain dengan kemoterapi mba.

    Mengetahui dan memeriksakan dini penting bgt yah bagi qt.
    Dan tentunya hidup dengan pola hidup sehat perlu juga yah

    ReplyDelete
  18. Terimakasih sharingnya mbaak.. Semoga kita selalu dalam keadaan sehat yaa. Jauh² dari penyakit. Aamiin

    ReplyDelete
  19. Ngeri juga ya kasus kanker ini cukup tinggi. Ternyata ada banyak cara pengobatan kanker. Baru tahu. Imunoterapi lebih low risk toh...
    Kudu benerin pola hidup sehat nih, lebih baik mencegah. Kebanyakan makan makanan yg diawetkan jg gak bagus, kudu inget deh ya, Krn sekarang byk makanan berpengawet

    ReplyDelete

Mari budayakan berkomentar dengan bijak