Berburu Makanan Khas Timur Tengah di Ajwad Resto



Dunia kuliner memang tidak pernah ada habisnya, ada jutaan jenis makanan diseluruh dunia yang memiliki rasa dan ciri khas masing – masing. Di balik cita rasanya yang khas beberapa makanan juga tidak terlepas dari budaya dan kebiasaan masyarakat yang memasaknya, bahkan beberapa makanan hadir dengan sejarah yang cukup panjang.

Berburu Makanan Khas Timur Tengah di Ajwad Resto
Sumber gambar : Instagram/ajwadresto

Tapi apapun cerita dibaliknya, tentu saja yang utama dari sebuah makanan adalah rasa dan yang kedua adalah tampilan. Karna masyarakat khususnya kaum muda jaman sekarang lebih tertarik dengan masakan atau makanan yang memiliki tampilan  menarik dan rasa yang enak. Dan bukan hanya kuliner dalam negeri yang mendapatkan tempat dan perhatian dari masyarakat tapi juga kuliner dari negara luar Indonesia, contohnya saja Pizza – makanan khas italia ini bukan lagi menjadi barang baru di masyarakat roti yang diberi berbagai macam toping ini menjadi teman terbaik untuk “ngemil yang mengeyangkan” , belum lagi sushi , Tteokkbokkie khas jajanan korea, dan banyak lagi makanan yang berasal dari negara luar yang memiliki cukup banyak penggemarnya di indonesia.


Selain karna gaya hidup masyarat yang menjadikan dunia kuliner  sebagai gaya hidup, perkembangan teknologi juga turut memberikan pengaruh yang cukup signifikan terhadap kepopuleran dunia kuliner yang beredar di masyarakat.

Nah salah satu kuliner yang juga memiliki cukup banyak peminatnya adalah makanan khas Timur Tengah. Mendengar makanan khas Timur Tengah, makanan apa yang kamu fikirkan ?. Untuk mamak pribadi, dari banyak jenis makanan khas Timur Tengah yang paling sering didengar dan juga sering dimakan adalah Nasi kebuli . Nasi kebuli memang salah satu makanan yang dipengaruhi oleh kebudayaan dan masakan Timur Tengah. Rasanya yang gurih dan bumbu rempahnya yang sedikit familiar dengan rasa masakan Indonesia membuat makanan ini mudah diterima oleh lidah saya. 

Nah, Beberapa makanan khas Timur Tengah yang cukup populer di Indonesia antara lain :

Nasi Mandhi
Eits, ini bukan mandi air itu loh ya. Mandhi adalah Nasi  yang berasal dari Timur Tengah, atau lebih dari Yaman. Nasi Mandhi dimasak dengan bumbu rempah rempah seperti kunyit, pekak, kapulaga, cengkih dan bumbu lainnya yang membuat rasanya semakin istimewa. Salah satu bumbu yang membuat nasi mandhi beraroma kuat adalah penggunaan minyak zafaron. Nasi Mandhi biasanya disajikan dengan potongan daging kambing atau ayam, dan acar sebagai pelengkap.

Selain nasi Mandhi ada juga  Nasi Kabsah, Nasi Briyani, Bukhori Dajaj, dan lainnya.

Sumber gambar : Instagram/ajwadresto


Tapi Nasi Kebuli bukan termasuk makanan khas timur tengah ya, karena sebenarnya nasi kebuli sendiri merupakan makanan khas betawi yang diadopsi atau dipengaruhi oleh masakan khas timur tengah tapi dengan menggunakan beras Indomesia, Jadi memang rasanya mirip.

Jadi untuk membuat nasi mandi , nasi kabsah dan lainnya memang diperlukan beras khusus yang berbeda dari beras pada umumnya yang ada di Indonesia. 

Samosa
Samosa adalah makanan yang berbentuk segitiga, terbuat dari kulit yang diisi dengan sayur-sayuran, kacang-kacangan, daging dan bumbu rempah. Beberapa orang juga menambahkan minyak samin sebagai penguat rasanya. Makanan ini merupakan makanan khas Timur Tengah, meskipun samosa juga cukup populer di negara lain seperti India.

Sama halnya seperti Indonesia, samosa diperkenalkan oleh para pedagang yang berasal dari Timur Tengah, bahkan sejak abad ke 12 samosa mulai dikenal oleh banyak negara. Di Indonesia samosa juga cukup banyak diperjual belikan baik di toko maupun pasar online, bahkan samosa juga menjadi salah satu makanan beku yang cukup banyak diminati.





Kebab 
Mungkin dari sekian banyak daftar makanan khas Timur Tengah, kebablah yang paling familiar namanya di telinga. Selain itu juga kebab banyak di jajakan di pinggir-pinggir jalan dengan harga yang relatif murah, meskipun saya yakin soal rasa pasti jauh berbeda.

Tapi terbukti makanan dari Timur tengah ini sudah diterima di masyarakat luas meskipun mungkin ada sedikit modifikasi bumbu dan bahan dari kebab aslinya.

Roti Maryam
Makanan yang satu ini juga mungkin sudah banyak yang sudah mencobanya, mirip dengan roti cane khas aceh. Biasanya roti maryam dimakan dengan kuah kari ayam, atau pelengkap lain sebagai “cocolannya”.

Sumber gambar : Instagram/qoechingphie

Kofta
Makanan ini mirip dengan Perkedel daging atau burger Merupakan bola-bola daging sapi, kambing atau domba. Dimasak dengan bumbu- bumbu disajikan bersama kentang goreng, salad atau nasi seperti sajian beef burger steak  pada menu western. Dari beberapa makanan itu mana makanan yang pernah kamu coba ?. Oh ya kalau kamu tertarik mencoba beberapa masakan Arabian seperti diatas atau ingin mencoba masakan arab lainnya,  kamu bisa datang ke Ajwad Resto. Bukan Cuma itu restoran ini juga mengusung konsep dan tema Timur tengah yang cukup kental, mulai dari penyajian dan interior restoran itu sendiri.

Nah dari selain menyediakan makanan yang disebutkan diatas, Ajwad Resto juga menyediakan pilihan menu lainnya yang tidak kalah enak dan menarik untuk dicoba. Dari pada tambah penasaran bisa langsung datang kesini  ya : RECOMENDED

Ajwad Resto
Jln. Condet Raya No. 50
Batu Ampar -Kramat Jati , Jakarta Timur 13520
Buka dari jam 10:00 s/d 22:00
Call/Reservasi : 0815 1626 204

Untuk harga yang ditawarkan di restoran ini tidak dikatakan mahal, tapi juga tidak masuk dalam kategori murah juga. Jadi harganya sesuai dengan menu makanan yang ditawarkan.
Untuk makanan harganya mulai dari Rp. 15.000 sampai Rp. 76.000 Sedangkan minuman mulai dari harga Rp. 5.000  sampai dengan Rp. 35.000 .
Tidak hanya menu khas Timur Tengah, disini juga menyediakan beberapa menu yang sedang IN saat ini seperti ayam geprek. Tapi nasinya, tetap pakai nasi khas Ajwad Resto.

Sumber gambar : Instagram/ajwadresto





Disini juga menyediakan pesanan Dine in, Take Away dan Delivery. Jadi memudahkan banget buat kamu yang mungkin malas jalan, atau malas antri. Pakai abang gojek juga bisa kok.

Nilai Plus dari tempat ini adalah menyediakan tempat lesehan yang cocok buat para emak – emak mojok sambil ngelurusin pinggang.  Mantep toh. Tempatnya juga Insagramable, alias wokeh buat foto-foto tema timur tengah gitu.

Pengalaman mamak saat pertama kali datang ketempat ini memang cukup menarik sampai bisa jadi tulisan panjang di blog begini. Satu hal lagi pelayanan nya sangat ramah dan sabar, khususnya untuk orang – orang yang belum terlalu familiar dengan masakan Arabian pasti akan banyak bertanya soal menu dan komposisinya. Beberapa kali bahkan suami “NGOTOT” menyebut nasi Kabsah dengan sebutan Nasi goreng, tapi untungnya si masnya enggak cepet darah tinggi nanganin orang dengan watek macam pak suami, malah senyum – senyum  dan berusaha meluruskan.

Dan yang paling dikagumi dari tempat ini adalah, selalu terdengar murottal al-quran dan suara riak air dari air mancur buatan yang kecil. Jadi salah satu hal yang menenangkan, apalagi untuk santai. Rasanya bukan cuma perut yang dimanjakan dengan makanannya tapi juga jiwa. Disini juga saat waktu sholat, adzan dikumandangkan melalui speaker-speaker kecil di sudut ruangan, dan para karyawan, staff dan lainnya berhenti sejenak untuk sholat berjamaah, pengunjung juga bisa ikut sholat. Masyaallah, semoga Allah memberikan rakhmat dan rizqinya untuk restoran ini.

Sebagai info pemilik restoran ini adalah Ustad Khalid Bassalamah, Salah satu ustad favorit mamak yang mendakwahkan Tauhid dan ajaran sesuai sunnah Rasulullah. Jadi tak heran kenapa restoran ini selain memiliki makanan yang enak, halal dan juga kental dengan syiar islam.

Gimana Tertarik untuk mencoba makanan khas Timur Tengah ? .Terimakasih sudah membaca

Salam



#KomunitasOneDayOnePost
#ODOP6
#Day4

12 Comments

  1. Lengkap banget ya Mak menu-menunya. Harganya juga relatif murah. Barubtau juga kalau ustadz khalid punya bisnis ternyata😁.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mas,
      Tapi buat mamak mah Harganya murah sih enggak ya, cuma standar lah. Karena porsi makanannya juga cukup besar.. bisa buat makan dua orang
      Wkwkwkw

      Itu ngirit apa pelit yak.



      Delete
  2. Belum pernah makan makanan Arab di resto, biasanya dikasih saudara yang suka masak masakan Arab, kurang doyan sih, mungkin karena jarang nyobain ya, tapi ayam gepreknya menggiurkan tuh hihihi :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Enak kok bund,
      Rasanya kaya akan rempah...

      Kalau may nyoba jangan lupa ajak aku ya..
      Hehehe

      Delete
  3. Wah aku baru tahu kalau nasi kebuli merupakan masakan betawi. Padahal selama ini aku membeli nasi kebuli ya di kampung Arab. Penjualnya orang Arab. Pelanggannya orang Arab dan Jawa.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebenernya sih bukan makanan khas sih, cuma yg awalnya mempelopori itu warga batavia.

      Memang kebanyakan yg masak itu orang turunan arab, karena memang nasi kebuli punya pengaruh yg kuat dari makanan arab.
      Dulu jaman batavia jadi gerbang perdagangan banyak orang timur tengah datang ke Indonesia untuk membeli rempah2. Ada juga yg menetap dan menikah disini. Dan memodivikasi nasi khas timur tengah sesuai dengan bahan yg ada diIndonesia.

      Sama halnya kaya bakso, mie pangsit, pempek. Beberapa makanan diatas memang dipengaruhi budaya asing dari luar Indonesia.

      Gitu mba,
      Maaf mamak nyelote kebanyakan.
      Heheh

      Delete
  4. aku masih belum pas dengan lidahku makanan timur tengah apa yg aku rasakan masaknya kurang enak ya, hrs coba ini kali jadi suka

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah kalau mau nyoba kesini aku saranin makan roti maryam kuah kari ayam mba...

      Itu rasanya mirip roti cane dicocol sama kuah kari,
      Jd mungkin gak terlalu ekstream dan bersebrangan sama lidah kita..


      Komen lagi ya kesini kalau udah nyoba..
      Hehehe

      Delete
  5. Makanan apalagi nih sekarang setelah Korea halal kemarin, haha... Timur tengah boleh boleh boleh, boleh icip kalo ditraktir.hehe..
    Aku baru tau kalo nasinkebuli itu juga betawi, ..
    Makanan timur tengah menurutku lumayan sih enak apalagi kebab hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tenang mba nanti aku traktir kalau dapet juara lomba ..
      Wkwkwkw.. (ngarep beud dah ah)

      Hmmm.... bukan makanan khas sih,
      Cuma nasikebuli jg salah satu makanan yg dipengaruhi budaya Timur Tengah gitu.

      Sama kaya makanan kita lainnya, kaya mie, bakso, pempek. Kan makanan yg punya sejarah panjang dan pengaruh bangsa lain. Nasi kebuki juga begitu.

      Cuma kebetulan, yg sejak dulu mulai mempopulerkannya itu orang oeang batavia.

      Kurang lebih nya begitu mba,
      Mungkin kalah kurang jelas bisa tanya mbah google..
      Hehehe

      Delete
  6. Saya pertama nyoba nasi mandhi, sukaa dan jadi ketagihan cuma belum nemu yang bumbunya cocok dilidah saya mbak hehhe

    ReplyDelete
  7. makanan timur tengah aku suka mungkin krn banyak rempah yg digunakan yaaa. ga jauh beda ama makanan indonesia trutama sumatra yg jg menggunakan banyak rempah :D. nasi mandhi aku suka bangetttt. kebab ama samosa juga ga prnh ketinggalan di pesen kalo udh ke restoran timur tengah. kapan2 ntr aku ke ajwad ini juga deh. ga terlalu jauh dr rumahku sih.. walo ga deket2 banget juga. biasanya kalo kangen masakan timur tengah, aku ke al jazeerah yang pramuka itu mba. tp pgn jg nyobain resto lainnya, biar ada perbandingan :)

    ReplyDelete

Mari budayakan berkomentar dengan bijak